Konferensi Ke-13 MWC NU Patianrowo Teguhkan Konsolidasi Organisasi dan Kemandirian Jam’iyyah
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Patianrowo sukses menyelenggarakan Konferensi Ke-13 pada Ahad, 25 Januari 2026, bertempat di Kantor MWC NU Patianrowo. Kegiatan lima tahunan ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Memperkokoh Organisasi, Membangun Sinergi Kemandirian Jam’iyyah”.
Konferensi secara resmi dibuka dan diikuti oleh jajaran pengurus MWC NU Patianrowo secara lengkap, meliputi Mustasyar, Syuriah, A’wan, dan Tanfidziyah. Turut hadir pula perwakilan dari 12 Lembaga NU, 10 Badan Otonom (Banom) NU, serta delegasi dari 30 Ranting NU se-Kecamatan Patianrowo. Selain unsur internal NU, kegiatan ini juga dihadiri unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpincam).
Peserta konferensi terdiri dari 30 Ketua Ranting dan 30 Rais Ranting NU, sehingga total peserta berjumlah 60 orang. Konferensi berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sejak pukul 08.30 WIB hingga 16.30 WIB.
Sejumlah pejabat turut hadir dan memberikan dukungan, di antaranya Camat Patianrowo, Kapolsek Patianrowo, serta Danramil Patianrowo. Kehadiran unsur pemerintahan dan aparat keamanan tersebut menjadi bukti sinergi yang baik antara NU dan pemerintah di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Nganjuk, KH. Drs. Moh. Hasyim Afandi menegaskan bahwa konferensi merupakan amanah organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali sebagai bagian dari proses regenerasi dan pergantian kepengurusan. Ia berpesan agar para kader NU yang terpilih nantinya benar-benar siap berkhidmat.
“Kader NU harus selesai dengan urusannya sendiri, kuat secara ekonomi, kuat spiritual, dan kuat dalam harokah, mampu menggerakkan jam’iyyah dan jamaah,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Patianrowo dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Konferensi Ke-13 MWC NU Patianrowo. Ia berharap kepengurusan yang baru nantinya mampu bersinergi dengan pemerintah kecamatan dalam berbagai bidang demi kemaslahatan umat dan masyarakat secara luas.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Patianrowo terpilih dalam sambutan perdananya mengajak seluruh elemen NU untuk kembali bersatu, bergandeng tangan, dan bekerja sama dalam berkhidmah selama lima tahun ke depan.
“Mari satukan tekad dan niat, berkhidmah dengan penuh keikhlasan untuk mencari rida dan keberkahan Allah SWT,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Konferensi Ke-13 MWC NU Patianrowo berjalan dengan baik dan lancar, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga tradisi, dan membangun kemandirian jam’iyyah Nahdlatul Ulama di Kecamatan Patianrowo.
Pewarta : Dina Tia Fatikasari






