April 17, 2026

MAKESTA Zona 2: PAC IPNU–IPPNU Baron Cetak Kader NU Kompetitif Berbasis ASWAJA

MAKESTA PAC BARON

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Baron sukses menggelar Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Zona 2 sebagai gerbang awal proses pengkaderan pelajar Nahdlatul Ulama. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (25–26 Januari 2026), bertempat di Yayasan Darussalam Sambiroto.

Mengusung tema “Membentuk Kader NU yang Kompetitif Berlandaskan ASWAJA”, MAKESTA Zona 2 dirancang untuk menanamkan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah (ASWAJA) sekaligus membentuk karakter pelajar NU yang berakhlakul karimah, berwawasan keislaman dan keindonesiaan, serta siap berdaya saing di tengah dinamika zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai ke-NU-an.

Peserta MAKESTA merupakan pelajar berusia 12–18 tahun yang berasal dari wilayah Zona 2, meliputi Desa Sambiroto, Gebangkerep, dan Baron. Sebanyak 46 peserta tercatat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.

Pelaksanaan MAKESTA berlangsung secara terstruktur dan sistematis, dimulai dari pembukaan, penyampaian materi inti, hingga penutupan yang ditandai dengan prosesi pembaitan peserta. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan ketertiban organisasi.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Fatkhur Rohman selaku perwakilan Yayasan Darussalam, Imam Ghozali selaku Ketua Tanfidziah MWC NU Baron, Ghofur selaku Ketua NU Ranting Sambiroto, serta Sakti selaku kepala MTs Darussalam.

Forum MAKESTA Zona 2 dipandu oleh tim pelatih dari PC IPNU Kabupaten Nganjuk yang berpengalaman di bidang pengkaderan. Adapun materi yang disampaikan meliputi Keindonesiaan oleh perwakilan Koramil Baron, ASWAJA dan Ke-NU-an oleh M. Fauzi (pengurus MWC NU Baron), materi IPNU–IPPNU, Keorganisasian oleh Musyarafah selaku Ketua Fatayat NU Baron, serta materi Leadership yang disampaikan oleh M. Hafidz Romadlon, Ketua PAC GP Ansor Baron.

Dalam sambutannya, Ketua PAC IPNU Baron, Afilatul Rohman, menegaskan bahwa MAKESTA merupakan pintu masuk bagi pelajar untuk berproses dan berkhidmat di IPNU–IPPNU. Menurutnya, pengkaderan yang kuat menjadi kunci dalam melahirkan kader-kader NU yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Fatkhur Rohman selaku perwakilan Yayasan Darussalam menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MAKESTA Zona 2. Ia menilai kegiatan ini sangat positif dan relevan bagi pelajar, bahkan dapat menjadi alternatif kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) karena memuat pembinaan kepemimpinan dan karakter.

Ketua Tanfidziah MWC NU Baron, Imam Ghozali, turut mengapresiasi terselenggaranya MAKESTA Zona 2. Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.

“Baik dalam keadaan senang maupun tidak senang, proses pengkaderan harus tetap dijalani. MAKESTA adalah ruang untuk belajar, berkreasi, dan berkhidmat di IPNU–IPPNU,” ujarnya.

Selain pembinaan formal, MAKESTA Zona 2 juga dikemas secara menarik melalui kegiatan pentas seni (pensi) pada malam hari. Penampilan kreatif para peserta berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh semangat, sekaligus mempererat solidaritas serta kebersamaan antar kader.

Wakil Ketua Kaderisasi IPPNU Baron, Yayang Enden, berharap MAKESTA Zona 2 mampu melahirkan kader NU yang berkualitas dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai ASWAJA, loyalitas terhadap NU, serta kesiapan kader untuk berperan aktif, kompetitif, dan bertanggung jawab baik di organisasi maupun di tengah masyarakat.

Pewarta : Siti Nur Aisyah

Editor : Dina Tia Fatikasari