Juli 2, 2026

Meneguhkan Tradisi Aswaja: Pelajar NU Ngronggot Gelar Ngaos Kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah

PAC NGRONGGOT

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ngronggot kembali menggelar kegiatan rutinan Ngaos Kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah pada Jumat Kliwon, 14 November 2025, bertempat di lantai 2 Kantor MWC NU Kecamatan Ngronggot. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, terarah, dan penuh antusiasme dari para pelajar NU se-Kecamatan Ngronggot.

Rutinan ini dilaksanakan sebagai upaya membentuk kader pelajar yang bertakwa, berilmu, berakhlak mulia, berwawasan luas, memiliki jiwa organisatoris, serta berkomitmen pada nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperkuat persaudaraan dan solidaritas antaranggota demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan beradab sesuai misi Nahdlatul Ulama.

Kegiatan dimulai pukul 15.00 WIB, dilanjutkan shalat Ashar berjamaah, kemudian masuk ke sesi inti yaitu pengajian kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah yang diasuh oleh Kyai Ali Mahsyar. Kehadiran beliau memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi landasan organisasi pelajar NU.

Seluruh rekan dan rekanita IPNU-IPPNU se-Kecamatan Ngronggot turut hadir dalam kegiatan ini, menandakan kuatnya semangat belajar dan berproses di lingkungan pelajar NU.

Dalam sambutannya, Ketua PAC IPPNU Ngronggot, Santi Nirmala, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan tetap aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan PAC Ngronggot. Ia menegaskan bahwa kegiatan di PAC Ngronggot tidak hanya berupa rutinan, tetapi akan terus berkembang.

Rekanita Santi juga mengumumkan bahwa dalam waktu dekat, Wakil Ketua Bidang Dakwah PAC IPNU-IPPNU Ngronggot akan mengadakan agenda ziarah dua bulan sekali, dan kegiatan perdana akan dilaksanakan pada 22 November 2025 dengan tujuan Makam Gus Dur di Jombang.

Selain itu, ia turut menyampaikan informasi perkembangan organisasi di tingkat ranting. Beberapa ranting seperti Betet, Kelurahan, Dadapan, dan Ngronggot telah melaksanakan rapat dan konsolidasi. Ia juga mengingatkan ranting-ranting yang belum menyelesaikan atau masih dalam proses pengajuan Surat Pengesahan (SP) agar segera menuntaskan prosesnya.

Melalui rutinan pengajian ini, diharapkan para pelajar NU Ngronggot dapat tumbuh menjadi kader yang siap melanjutkan perjuangan agama dan bangsa, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan penuh kasih sebagaimana ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Semangat kebersamaan dan kontinuitas kegiatan menjadi bukti nyata bahwa kader muda NU di Ngronggot siap menjadi penerus estafet perjuangan yang berkualitas.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari