September 18, 2026

Konferancab IPNU-IPPNU Jatikalen Jadi Momentum Regenerasi, M. Hardika dan Nadia Terpilih Pimpin Organisasi

Konferensi PAC JATIKALEN

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jatikalen menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) pada Minggu (13/9/2026) di Balai Desa Dlururejo, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk. Mengusung tema “Merawat Marwah, Merajut Regenerasi”, kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus regenerasi kepengurusan IPNU-IPPNU di tingkat kecamatan.

Konferancab tersebut dihadiri oleh jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jatikalen, Banom NU yang terdiri dari Muslimat NU, Fatayat NU, dan GP Ansor, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jatikalen, PC IPNU-IPPNU Nganjuk, alumni, serta para pengurus ranting IPNU-IPPNU se-Kecamatan Jatikalen. Hadir pula Ketua Ranting NU Dlururejo sebagai tuan rumah kegiatan.

Dalam sambutannya, Syuriah MWCNU Jatikalen menyampaikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan organisasi pelajar NU di Kecamatan Jatikalen. Ia mendorong para pengurus IPNU-IPPNU untuk terus membangun komunikasi dan mempererat koordinasi dengan pengurus MWCNU maupun ranting NU serta Banom NU lainnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik antarstruktur organisasi menjadi salah satu kunci agar kaderisasi berjalan secara berkelanjutan dan keberadaan IPNU-IPPNU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pembukaan Konferancab kemudian dilakukan secara resmi oleh Syuriah MWCNU Jatikalen. Momentum tersebut menandai dimulainya rangkaian konferensi sebagai forum musyawarah untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah kepengurusan IPNU-IPPNU Jatikalen ke depan.

Sementara itu, Camat Jatikalen yang diwakili Sekcam Jatikalen menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Konferancab. Ia menilai tema “Merawat Marwah, Merajut Regenerasi” sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.

“Merawat marwah berarti menjaga kehormatan dan nilai-nilai luhur Nahdlatul Ulama. Karena itu, kekompakan, kebersamaan, dan nilai-nilai agama harus terus dijaga oleh generasi muda,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar mampu menjaga diri dalam pergaulan dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat membawa pada hal-hal yang bertentangan dengan nilai agama.

“Jangan mudah terpengaruh oleh pergaulan yang dilarang agama. Anak-anak sekarang harus mampu menjaga diri. Urusan jodoh, Allah yang mengatur dan di balik setiap ketentuan-Nya tentu ada hikmah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sekcam Jatikalen menegaskan bahwa Kecamatan Jatikalen membutuhkan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan inovatif. Karena itu, pihak kecamatan menyatakan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang dilakukan IPNU-IPPNU.

“Kami dari Kecamatan Jatikalen selalu mendukung kegiatan IPNU-IPPNU yang positif. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan,” ungkapnya.

Rangkaian Konferancab kemudian dilanjutkan dengan agenda inti organisasi hingga menghasilkan kepengurusan baru. M. Hardika Saad Z.P. terpilih sebagai Ketua PAC IPNU Jatikalen, sedangkan Nadia Izzun Maghfiroh dipercaya sebagai Ketua PAC IPPNU Jatikalen.

Terpilihnya kepengurusan baru tersebut diharapkan menjadi awal bagi penguatan kaderisasi dan keberlanjutan gerakan pelajar NU di Kecamatan Jatikalen. Regenerasi tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk melanjutkan perjuangan organisasi dengan semangat, gagasan, dan inovasi yang sesuai dengan perkembangan generasi muda.

Kegiatan Konferancab ditutup dengan doa bersama. Dengan lahirnya kepengurusan baru, PAC IPNU-IPPNU Jatikalen diharapkan semakin solid dalam membangun kader pelajar NU yang berkarakter, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Nahdlatul Ulama.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari