KONFERANCAB VII PAC FATAYAT NU BARON: MENGUATKAN SOLIDARITAS PEREMPUAN MUDA NU MENUJU ORGANISASI YANG MANDIRI, AKTIF, DAN INSPIRATIF
Semangat regenerasi dan penguatan organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama kembali diteguhkan melalui pelaksanaan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VII Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Baron yang diselenggarakan pada Ahad, 7 Juni 2026 di Balai Desa Jekek, Kecamatan Baron. Mengusung tema “Menguatkan Solidaritas Perempuan Muda NU untuk Organisasi yang Mandiri, Aktif, dan Inspiratif”, forum ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah perjuangan Fatayat NU Baron untuk empat tahun ke depan.
Konferancab merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat Pimpinan Anak Cabang yang memiliki peran penting dalam mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk masa mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah untuk mengevaluasi dan mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban PAC Fatayat NU Kecamatan Baron Masa Khidmat 2022–2026, menetapkan program kerja organisasi, serta memilih dan menetapkan Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Baron Masa Khidmat 2026–2030.
Peserta konferensi terdiri dari jajaran pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Baron serta delegasi dari seluruh Pimpinan Ranting Fatayat NU se-Ancab Baron dengan masing-masing ranting mengirimkan tiga orang delegasi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, jajaran MWC NU Kecamatan Baron beserta badan otonomnya, para alumni, pembina Fatayat, serta berbagai elemen yang selama ini menjadi mitra perjuangan organisasi.
Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Sidang konferensi dipimpin oleh Sahabat Lailiyatul Badriyah, S.Pd.I didampingi Sahabat Aminatus Syarifah, diawali dengan pembacaan tata tertib konferensi sebagai pedoman jalannya persidangan.
Dalam sambutannya, Camat Baron, Gunawan Wibisono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferancab VII PAC Fatayat NU Kecamatan Baron. Ia mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.
“Semoga keberadaan Fatayat NU senantiasa membawa manfaat, kebaikan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan di Kecamatan Baron,” ujarnya.
Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Baron Masa Khidmat 2022–2026, Musyarofah, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah membersamai perjalanan organisasi selama satu periode kepengurusan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan amanah organisasi.
Dengan penuh haru, Musyarofah berpesan kepada seluruh kader agar tetap menjaga solidaritas dan kekompakan dalam berorganisasi.
“Tantangan dalam organisasi pasti ada. Kuncinya adalah menggenggam erat tangan satu sama lain agar tidak jatuh dan tidak terpental. Kebersamaan adalah kekuatan terbesar kita dalam menjaga keberlangsungan organisasi,” pesannya.
Sementara itu, perwakilan MWC NU Kecamatan Baron, Bapak Ghozali, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian pengurus PAC Fatayat NU Baron periode 2022–2026. Ia mengaku bangga terhadap kiprah kader-kader Fatayat yang selama ini aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan organisasi maupun pengabdian kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat.
“Jaga terus kekompakan dan solidaritas. Karena organisasi yang besar lahir dari kebersamaan para anggotanya,” tegasnya.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Nganjuk, Khotimatul Munawaroh, M.Pd, dalam arahannya menegaskan bahwa konferensi bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan dan program kerja selama empat tahun mendatang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada ranting-ranting Fatayat di Kecamatan Baron yang dinilai berhasil menjadi pelopor dalam proses kaderisasi anggota Fatayat NU. Selain itu, ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Sahabat Musyarofah atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama memimpin PAC Fatayat NU Baron.
“Kita harus menjaga ketertiban, persaudaraan, dan kekompakan selama konferensi berlangsung. Dari forum inilah akan lahir keputusan-keputusan penting yang menentukan masa depan organisasi,” ujarnya sebelum secara resmi membuka Konferancab VII PAC Fatayat NU Kecamatan Baron dengan bacaan Basmalah.
Melalui proses persidangan yang demokratis dan penuh semangat musyawarah, konferensi akhirnya menetapkan Devi Yuli Rahmawati dari Pimpinan Ranting Fatayat NU Baron sebagai Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Baron Masa Khidmat 2026–2030.
Terpilihnya kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi sekaligus membawa inovasi dan penguatan program yang relevan dengan kebutuhan perempuan muda NU di era saat ini. Selain itu, laporan pertanggungjawaban yang telah disampaikan dan dievaluasi dalam forum konferensi diharapkan menjadi pijakan yang tepat dalam merumuskan pola pengembangan organisasi yang lebih baik, sehingga Fatayat NU Baron semakin mampu menjawab berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi perempuan serta masyarakat.
Konferancab VII ini menjadi bukti bahwa Fatayat NU Kecamatan Baron terus berkomitmen membangun organisasi yang mandiri, aktif, inspiratif, serta menjadi ruang pengabdian bagi perempuan muda Nahdlatul Ulama dalam mewujudkan kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.
Pewarta : Dina Tia Fatikasari






