Oktober 18, 2026

Semarakkan Hari Santri Nasional 2026, MWCNU Rejoso Bersama Banom dan Lembaga Perkuat Syiar Islam melalui Pawai Ta’aruf

Pawai TAARUF MWC REJOSO

Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso bersama badan otonom (Banom) dan lembaga keagamaan se-Kecamatan Rejoso turut berpartisipasi dalam kegiatan Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional 2026, pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang berpusat di Lapangan Talang, Desa Talang, Kecamatan Rejoso, ini berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan, persatuan, dan syiar Islam.

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Pawai Ta’aruf menjadi momentum penting bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) untuk memperkuat eksistensi santri di tengah masyarakat sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Kegiatan ini diikuti oleh 52 peserta yang terdiri atas unsur MWCNU, badan otonom, lembaga keagamaan, Madrasah Diniyah (Madin), serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kecamatan Rejoso. Partisipasi berbagai unsur tersebut mencerminkan soliditas dan sinergi warga Nahdliyin dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional sekaligus memperluas syiar Islam di tengah kehidupan masyarakat.

Bagi keluarga besar MWCNU Rejoso, Pawai Ta’aruf bukan sekadar kegiatan seremonial atau perayaan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana dakwah kultural yang mempertemukan santri, para pendidik agama, pengurus organisasi, dan masyarakat dalam suasana penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keislaman dapat disampaikan dengan cara yang santun, damai, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Camat Rejoso yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan Hari Santri Nasional. Selanjutnya, Kapolsek Rejoso menyampaikan arahan mengenai ketertiban dan keselamatan berlalu lintas agar seluruh peserta dapat mengikuti pawai dengan aman dan tertib.

Dengan mengambil titik start dan finish di Lapangan Talang, seluruh rangkaian Pawai Ta’aruf berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama panitia, peserta, unsur pengamanan, serta dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, MWCNU Rejoso bersama Banom dan lembaga berharap semangat kesantrian semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat. Selain memperluas syiar Hari Santri, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antara warga Nahdliyin dan masyarakat secara umum, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

Semangat Hari Santri hendaknya tidak berhenti pada kemeriahan pawai, tetapi terus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan. Santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur pesantren.

Bagi MWCNU Rejoso, semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” merupakan ajakan untuk terus bersinergi dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkemajuan. Dengan kebersamaan seluruh elemen Nahdlatul Ulama dan masyarakat, syiar Islam diharapkan semakin luas dan keberadaan santri semakin memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Dari Rejoso, santri bergerak, bersilaturahmi, dan menebarkan syiar Islam demi Indonesia yang lebih baik.

Selamat Hari Santri Nasional 2026!

Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari