Semaan Al-Qur’an dan Tradisi Nyadran Warnai Harlah Ansor ke-92 di Baron
Dalam rangka memperingati puncak Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor ke-92, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Baron menggelar kegiatan Majelis Sema’an Al-Qur’an bersama masyarakat serta kader Ansor-Banser. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Masjid Miftahul Ulum, Dusun Ringinkembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron.
Kegiatan yang berada di bawah naungan MDS Rijalul Ansor Baron tersebut sekaligus menjadi bagian dari tradisi Nyadran masyarakat Dusun Ringinkembar. Tradisi ini merupakan bentuk pelestarian nilai religius dan budaya lokal yang sarat dengan kebersamaan, doa, serta penghormatan kepada para leluhur.
Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh jajaran pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Baron, Banser, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara bergantian oleh para jamaah menambah suasana religius dan memperkuat nuansa spiritual di tengah masyarakat.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Baron, M. Hafidz Romadlon, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Harlah Ansor ke-92 harus menjadi pengingat bagi seluruh kader agar terus menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta tradisi yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan sema’an Al-Qur’an ini, kami berharap kader Ansor semakin memperkuat spiritualitas, menjaga persatuan, serta terus hadir di tengah masyarakat dengan membawa manfaat. Ansor tidak hanya bergerak dalam organisasi, tetapi juga harus mampu merawat tradisi dan nilai-nilai keagamaan yang diwariskan para ulama,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kegiatan keagamaan dengan tradisi lokal seperti Nyadran merupakan wujud nyata Islam yang damai, membumi, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan khidmah, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah antarwarga serta mempertegas peran GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang aktif menjaga tradisi, menguatkan agama, dan merawat persatuan bangsa.
Kontributor : Muhammad Rizwan
Editor : Dina Tia Fatikasari






