April 17, 2026
Ngaji ASWAJA ANSOR JATIKALEN

Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Jatikalen kembali menggelar kegiatan rutin pada Jumat 23 Januari 2026 bertempat di Masjid Sunan Kalijaga, Desa Begendeng, Kecamatan Jatikalen. Kegiatan ini mengusung tema “Ngaji Aswaja MDS Rijalul Ansor” sebagai upaya penguatan ideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah di lingkungan Ansor, Banser, dan Rijalul Ansor.

Kegiatan rutinan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi lahir dan batin, sekaligus menguatkan aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah bagi seluruh kader Ansor, Banser, dan Rijalul Ansor di wilayah Jatikalen. Dengan semangat kebersamaan, para peserta tampak guyup rukun dalam menjalankan tugas organisasi, khususnya dalam menjaga ulama dan mempertahankan aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Rutinan MDS Rijalul Ansor ini dilaksanakan ba’da Isya hingga selesai, diikuti oleh anggota Ansor, Banser, serta Rijalul Ansor se-Kecamatan Jatikalen. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Kajian Aswaja pada kegiatan tersebut disampaikan oleh KH. Thohir Umar, selaku Rais Syuriah MWC NU Jatikalen. Dalam mauidhoh hasanahnya, beliau menyampaikan bahwa Ansor merupakan masa depan Nahdlatul Ulama, sehingga kader Ansor harus siap dan mempersiapkan diri untuk meneruskan roda organisasi NU. KH. Thohir Umar juga menekankan pentingnya menjaga wudhu dalam setiap aktivitas, karena tugas mengawal ulama dan aqidah merupakan tugas yang berat dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Ranting NU Begendeng yang diwakili Takmir Masjid Sholi menyampaikan harapannya agar seluruh kegiatan Ansor dan Banser Jatikalen senantiasa menumbuhkan nilai-nilai positif dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC GP Ansor Jatikalen Arif Rahman menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk napak tilas perjuangan para pendahulu. Jika dahulu kader hanya mendengar cerita dari para sesepuh tentang perjuangan menumpas PKI di wilayah Jatikalen, maka saat ini Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat juang tersebut dalam menjaga NKRI dan aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Dengan terselenggaranya kegiatan rutinan MDS Rijalul Ansor ini, diharapkan seluruh anggota Ansor Jatikalen senantiasa kompak, saling membantu, dan solid dalam berkhidmat, serta tidak terjadi perpecahan dalam tubuh organisasi demi keberlangsungan perjuangan Nahdlatul Ulama.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari