Mei 17, 2026

Rapimcab & Rakorcab PC IPNU-IPPNU Nganjuk: Meneguhkan Khidmah, Mengukir Sejarah Menuju Indonesia Emas

RAPIMCAB DAN RAKORCAB

Semangat organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Nganjuk kembali bergelora melalui pelaksanaan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) tahun 2026. Kegiatan strategis ini digelar pada Selasa, 17 Februari 2026, bertempat di SMKN 1 Kertosono.

Forum tertinggi di tingkat pimpinan cabang tersebut diikuti oleh seluruh unsur strategis, mulai dari Ketua dan Sekretaris PAC dan PKPT, jajaran Departemen Organisasi, Kaderisasi, Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP), hingga lembaga CBP KPP se-Kabupaten Nganjuk.

Mengusung tema “Khidmah Pelajar NU Menuju Peradaban Mulia Indonesia Emas”, kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis untuk masa depan. Sejak pembukaan, suasana forum berlangsung dinamis dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kader pelajar NU dari berbagai wilayah.

Ketua Pelaksana, Rekan Ilham Fatoni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rapimcab dan Rakorcab menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara pimpinan cabang, anak cabang, hingga komisariat. Forum ini juga menjadi ruang terbuka bagi para rekan dan rekanita untuk menyampaikan aspirasi serta berbagai kendala di lapangan. Melalui pembagian sidang berdasarkan departemen, setiap persoalan diharapkan dapat dibahas secara mendalam dan melahirkan solusi konkret bagi kemajuan organisasi.

Filosofi tema kegiatan turut ditekankan sebagai bentuk pengabdian nyata pelajar NU terhadap bangsa. Khidmah tidak hanya dimaknai sebagai pengembangan diri, tetapi juga kontribusi aktif dalam membangun peradaban yang berakhlak dan bermartabat. Para peserta didorong untuk tidak sekadar berdiskusi, tetapi juga merancang program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat, agama, dan negara. Hal ini menunjukkan komitmen kuat IPNU-IPPNU Nganjuk sebagai motor penggerak menuju Indonesia Emas.

Ketua PC IPNU Kabupaten Nganjuk, M. Abdur Rochim Fatoni, menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya menjadi pelaku sejarah. Ia mengingatkan capaian besar organisasi pada tahun-tahun sebelumnya, seperti peluncuran aplikasi APPSTU, dan berharap forum tahun ini mampu melahirkan inovasi yang tak kalah monumental bagi generasi mendatang.

Rochim juga menegaskan pentingnya mengikuti seluruh proses sidang hingga selesai, karena keputusan Rapimcab bersifat mengikat dan akan menjadi arah perjuangan organisasi ke depan. Dengan keputusan yang matang, kader di masa depan diharapkan tidak lagi menghadapi kesulitan dalam menjalankan roda organisasi.

Sebagai penutup, ia menekankan pentingnya integritas dan pemaknaan jabatan sebagai sarana berkhidmah. Tidak semua orang mendapat kesempatan berada dalam struktur kepengurusan, sehingga amanah tersebut harus dijalankan dengan niat tulus, semangat kuat, dan akhlak yang baik. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak diukur dari tingginya jabatan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh lingkungan sekitarnya.

Melalui forum ini, diharapkan lahir semangat baru bagi pelajar NU Kabupaten Nganjuk untuk terus belajar, berjuang, dan bertakwa demi menjaga martabat organisasi serta kemajuan bangsa.

Pewarta: Niska Yogi Noviana

Editor : Dina Tia Fatikasari