April 17, 2026

PERGUNU MWCNU Rejoso Buktikan Kualitas, Sukses Melaju ke Grand Final NU Award PCNU Nganjuk

PERGUNU REJOSO

Penilaian Grand Final NU Award 2026 tingkat Kabupaten Nganjuk digelar pada Jumat, 16 Januari 2026, bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi dan penilaian terhadap lembaga serta badan otonom Nahdlatul Ulama terbaik se-Kabupaten Nganjuk yang dinilai memiliki program unggulan, inovatif, dan berdampak nyata bagi umat dan masyarakat.

Dalam ajang Grand Final tersebut, sejumlah lembaga NU turut mengikuti proses penilaian, di antaranya LPNU, LKKNU, LPBNU, ASNUTER, ISNU, JQH, serta PERGUNU. Masing-masing lembaga mempresentasikan capaian organisasi, program unggulan, serta kontribusi nyata yang telah dijalankan baik di tingkat kecamatan maupun desa.

Salah satu kecamatan yang berhasil menembus babak Grand Final adalah MWC NU Rejoso, yang diwakili oleh PERGUNU MWC Rejoso dan LPNU MWC Rejoso. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat proses seleksi NU Award 2026 diikuti oleh puluhan lembaga NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk.

Pada periode kepengurusan saat ini, PERGUNU MWC Rejoso diketuai oleh Fitrotin Najizah. Di bawah kepemimpinannya, PERGUNU Rejoso berhasil melalui seleksi ketat dan masuk Grand Final sebagai salah satu dari 20 PERGUNU terbaik se-Kabupaten Nganjuk. Perjalanan panjang yang dilalui dengan penuh dedikasi dan kerja kolektif tersebut akhirnya membuahkan hasil berupa prestasi membanggakan di tingkat kabupaten.

Dalam Grand Final NU Award 2026, PERGUNU MWC Rejoso mengusung sejumlah program unggulan, di antaranya Moderasi Beragama dan Kebangsaan sebagai upaya penguatan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah yang selaras dengan semangat kebangsaan; PERGUNU Sahabat Keluarga yang berfokus pada pendampingan pendidikan dan penguatan peran keluarga; Sekolah Ramah Anak dan Anti Perundungan sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter; serta PERGUNU Berbisnis Brambang Goreng sebagai inovasi pemberdayaan ekonomi dan penguatan kemandirian kader serta warga NU.

Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang kompeten dan berpengalaman, yakni Dr. Ali Anwar dan H. Sholihul Hadi, M.Pd. Keduanya memberikan penilaian secara objektif terhadap aspek program, inovasi, keberlanjutan kegiatan, serta dampak sosial yang dihasilkan oleh masing-masing peserta.

Dalam apresiasinya, Dr. Ali Anwar menyampaikan bahwa keberhasilan PERGUNU MWC Rejoso menembus babak Grand Final merupakan bukti nyata dedikasi para pendidik NU di wilayah Rejoso. Menurutnya, para pendidik tidak hanya konsisten menjaga nilai-nilai keaswajaan, tetapi juga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman melalui program-program yang relevan dan inovatif. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, serta menginspirasi lembaga dan wilayah NU lainnya.

Senada dengan hal tersebut, H. Sholihul Hadi, M.Pd menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian luar biasa PERGUNU MWC Rejoso. Ia menilai prestasi ini mencerminkan komitmen, konsistensi, serta kerja kolektif yang kuat dalam mengembangkan program pendidikan yang tidak hanya relevan dan inovatif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keberhasilan PERGUNU MWC Rejoso menembus Grand Final NU Award 2026 diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh kader dan pendidik NU, khususnya di wilayah Rejoso, untuk terus berkhidmah, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan zaman dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.

Penulis: Abdul Kharis

Editor : Dina Tia Fatikasari