Khitan Berkah LAZISNU Bersama FASKESNU Baron Bersama Melayani Umat untuk Generasi yang Lebih Sehat
Hafidz Yusuf Juni 16, 2026
Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh NU Care-LAZISNU MWCNU Baron melalui program Khitan Berkah yang diselenggarakan bekerja sama dengan FASKESNU Baron. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 07.00 WIB – Selesai di FASKESNU Baron ini mengusung tema “Bersama Melayani Umat untuk Generasi yang Lebih Sehat” dan menjadi salah satu program rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.
Program Khitan Berkah ditujukan khusus bagi anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa yang belum menjalani khitan. Peserta merupakan anak-anak yang direkomendasikan oleh ranting-ranting LAZISNU se-Kecamatan Baron dengan target sebanyak 23 peserta. Melalui program ini, LAZISNU berupaya meringankan beban keluarga sekaligus membantu anak-anak memperoleh layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua LAZISNU Baron, Gus Hadil Umam, yang menyampaikan bahwa kegiatan Khitan Berkah merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap empat bulan sekali. Menurutnya, keberlangsungan program ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara LAZISNU dan FASKESNU Baron dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Khitan Berkah ini merupakan program rutin LAZISNU Baron yang dilaksanakan setiap empat bulan sekali. Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terus berjalan berkat kerja sama yang baik dengan FASKESNU Baron serta dukungan para donatur dan masyarakat,” ungkap Gus Hadil.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Jerico, dokter dari FASKESNU Baron yang menjadi narasumber sekaligus tenaga medis dalam kegiatan tersebut. Ia memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak merasa takut menjalani proses khitan.
“Anak-anak tidak perlu takut dikhitan karena saat ini menggunakan metode modern yang lebih nyaman dan cepat proses penyembuhannya. Setelah khitan juga tidak perlu menjalani pantangan atau tarak seperti dahulu. Insyaallah proses pemulihan lebih cepat, dan kontrol pasca khitan akan dilaksanakan empat hari setelah tindakan di FASKESNU Baron,” jelas Dr. Jerico.
Sementara itu, Kyai Anis Budairi Kholil dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus mendukung gerakan sedekah melalui Kaleng Koin NU. Menurut beliau, salah satu manfaat nyata dari sedekah yang dihimpun adalah terselenggaranya program sosial seperti Khitan Berkah bagi anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa.
“Hasil sedekah masyarakat melalui Kaleng Koin NU hari ini dapat kita rasakan manfaatnya. Salah satunya digunakan untuk membantu mengkhitan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa agar mereka dapat menjalankan syariat Islam dengan baik tanpa terbebani biaya,” tutur Kyai Budairi.
Pelaksanaan khitan berlangsung dengan lancar dan tertib. Meski demikian, suasana sempat diwarnai dengan tingkah lucu beberapa peserta yang mendadak merasa gugup dan takut ketika giliran khitan tiba. Namun berkat pendampingan orang tua, panitia, dan tim medis, seluruh peserta dapat menjalani proses khitan dengan baik hingga selesai.
Kegiatan Khitan Berkah ini menjadi bukti nyata bahwa dana umat yang dihimpun melalui berbagai program filantropi NU dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain memberikan layanan kesehatan gratis, program ini juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, LAZISNU Baron berharap program Khitan Berkah dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak anak yatim, piatu, serta dhuafa di masa mendatang. Dengan kolaborasi yang kuat antara LAZISNU, FASKESNU, para donatur, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak generasi yang tumbuh sehat, berdaya, dan mendapatkan perhatian yang layak.
“Dari sedekah umat, hadir senyum dan kesehatan bagi generasi masa depan.”
Kontributor : Moch. Abdurrohman Alimi
Editor : Dina Tia Fatikasari






