Merajut Ukhuwah, Menjaga Sanad: Catatan Pertemuan Alumni PP. Miftahul Ulum Kampungbaru
Keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kampungbaru. Di tengah suasana penuh kehangatan dan kerinduan, perwakilan Alumni koordinator wilayah dari berbagai lintas generasi berkumpul di tanah perjuangan yang telah membentuk karakter dan spiritualitas mereka, Sabtu, 31 Januari 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan sebuah langkah konkret dalam memperkokoh khidmah kepada almamater dan guru.
A. Penguatan Wadah Perjuangan: Pembentukan Pengurus & Nama Himpunan
Salah satu agenda krusial dalam pertemuan ini adalah formalisasi ikatan batin antar alumni menjadi sebuah struktur organisasi yang solid. Kesadaran akan pentingnya jejaring informasi dan kolaborasi melahirkan kesepakatan untuk membentuk pengurus resmi serta menetapkan nama Himpunan Alumni. Dan pada pertemuan ini diputuskan dengan nama HIMAMU (HIMPUNAN ALUMNI MIFTAHUL ULUM KAMPUNGBARU), dtambahkan dari pengasuh KH. M. ASHFIYAK HAMIDA bahwa HIMAMU memiliki akar kaya HIMAM yang bermakna “Semangat/Cita-Cita”.
Langkah ini diambil agar potensi besar yang dimiliki para alumni dapat terorganisir dengan baik, Dengan adanya nahkoda yang jelas, diharapkan wadah ini mampu menjadi jembatan antara pesantren dan masyarakat luas, sekaligus menjadi sarana pendampingan bagi para alumni muda yang baru saja menyelesaikan masa studinya di pondok.
B. Haul Masayikh: Meneladani Jejak Sang Guru
Hasil Agenda yang kedua adalah Para Alumni sepakat akan mengadakan peringatan Haul Masayikh (KH.IMAM MUJAHID, K.MUNDZIR ILYAS, NYAI HJ. MANIKAH HALIMAH) PP. Miftahul Ulum Kampungbaru pada setiap bulan Dzulqo’dah. Dengan harapan dengan adanya Momen HAUL ini, menjadi pengingat bahwa keberhasilan yang diraih para Alumni,hari ini tidak lepas dari tetesan keringat, doa, dan keberkahan ilmu yang diwariskan oleh para Masayikh.
Haul ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan upaya recharging spiritual untuk meneladani kegigihan para guru dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin. Melalui Haul ini, sanad keilmuan tetap terjaga dan hubungan batin antara santri dengan sang kiai tidak pernah terputus meskipun raga tak lagi berada di dalam pesantren.
Pertemuan 31 Januari 2026 ini menutup babak baru dengan optimisme tinggi. Pulang membawa kenangan, menetap dengan pengabdian. Semoga langkah awal ini membawa keberkahan abadi bagi almamater tercinta.
Amin Amin Ya Robbal Alamin…






