Februari 4, 2026

Konferancab–Musker PAC Pagar Nusa Tanjunganom, Cetak Pendekar Tangguh untuk NU dan Bangsa

PN Tanjunganom

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Tanjunganom menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) dan Musyawarah Kerja (Musker) di Yayasan Manbaul Khoirot, Desa Sumberagung, Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Mengusung tema “Penguatan Spiritual, Tradisi Pencak Silat, dan Pengabdian untuk NU serta Bangsa”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi, evaluasi program, serta regenerasi kepemimpinan Pagar Nusa di tingkat kecamatan.

Konferancab dan Musker diikuti oleh seluruh ketua dan sekretaris Pagar Nusa se-Kecamatan Tanjunganom. Agenda ini bertujuan merumuskan arah organisasi ke depan dengan cita-cita mulia mencetak pendekar Pagar Nusa yang berbudi luhur, bertakwa, tangguh, serta siap membela agama, nusa, dan bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga meneguhkan komitmen Pagar Nusa dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus media dakwah Nahdlatul Ulama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sidang pleno yang membahas evaluasi program kerja pengurus periode sebelumnya. Selanjutnya, peserta melakukan pembahasan dan penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi agar selaras dengan kebutuhan dan tantangan zaman.

Agenda utama berikutnya adalah pemilihan dan penetapan ketua serta pengurus PAC Pagar Nusa Tanjunganom untuk periode selanjutnya, yang kemudian dilanjutkan dengan perumusan program kerja sebagai pedoman gerak organisasi ke depan.

Kegiatan ini diisi oleh unsur internal Pagar Nusa, mulai dari ketua panitia, ketua PAC, jajaran pengurus, hingga perwakilan ketua dan sekretaris Pagar Nusa se-Kecamatan Tanjunganom.

Dalam sambutannya, Ketua PAC Pagar Nusa Tanjunganom terpilih, Gus Malikul Ulum, S.Sy., menyampaikan harapannya agar Pagar Nusa semakin kokoh dalam menjaga tradisi pencak silat, kuat dalam pengabdian kepada NU dan bangsa, serta aktif berkontribusi dalam mencetak atlet berprestasi yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Ia juga menegaskan pentingnya keikhlasan, empati, dan kerja nyata dalam menjalankan roda organisasi. Melalui Konferancab dan Musker ini, diharapkan terbangun konsolidasi ide, penguatan struktur kepengurusan, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan dan penguatan spiritual, serta perluasan peran Pagar Nusa di tengah masyarakat demi menjaga marwah bangsa dan tradisi NU.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari