FESTIN LESBUMI MWCNU Gondang: Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Mulia Lewat Sholawat Nabi
Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) MWCNU Kecamatan Gondang kembali menggelar FESTIN (Festival Rutin) Sholawat Nabi Sabtu, (7/2/2026) di Desa Sumberagung, Kecamatan Gondang. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun atau setiap catur wulan sekali sebagai bentuk komitmen dalam merawat tradisi seni islami berbasis sholawat.
Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, FESTIN menjadi wadah bagi Jam’iyyah Sholawat di Kabupaten Nganjuk, khususnya di Kecamatan Gondang, untuk terus melestarikan seni sholawat dengan iringan alat-alat tradisional yang kini semakin marak ditampilkan dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pesta pernikahan.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 grup sholawat dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk yang tergabung dalam jaringan FESTIN. Antusiasme peserta dan masyarakat terlihat sejak awal acara, menunjukkan besarnya semangat dalam menjaga tradisi keagamaan melalui seni.
Ketua LESBUMI MWCNU Gondang, Choirus Sholihin, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun dan mencetak generasi islami.
“Membangun dan mencetak generasi islami sebagai wujud rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Kepala Desa Sumberagung, Ibu Jumiarsih. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan FESTIN di desanya. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini mampu membawa perubahan budaya di tengah masyarakat.
Ia menuturkan bahwa sebelumnya, setiap ada event besar di desa sering kali diwarnai dengan kegiatan yang tidak sesuai ajaran agama dan berpotensi memicu konflik internal maupun gesekan fisik yang meresahkan masyarakat. Dengan adanya FESTIN, suasana kegiatan desa menjadi lebih religius, damai, dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Ketua MWCNU Kecamatan Gondang, Bapak Moh. Farkim, turut menggugah semangat generasi muda agar gemar membaca Diba’ dan Al-Barzanji. Ia berharap nilai-nilai sholawat dapat tertanam kuat di hati para pemuda.
Menurutnya, melalui kegiatan ini, selain menjadi sarana penyaluran hobi seni, juga menjadi harapan agar kelak mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat.
Harapan besar dari terselenggaranya FESTIN adalah semakin tumbuhnya kecintaan generasi muda kepada Nabi Muhammad SAW melalui lantunan Al-Barzanji dan sholawat. Seni yang mereka gemari dapat tersalurkan dalam balutan nilai-nilai religius, sehingga membentuk karakter yang santun, berakhlak, serta berkontribusi dalam membangun peradaban yang mulia.
Dengan konsistensi pelaksanaan setiap catur wulan, FESTIN diharapkan terus menjadi ruang syiar, ruang silaturahmi, dan ruang pembinaan generasi muda Nahdliyin di Kabupaten Nganjuk.
Pewarta : Dina Tia Fatikasari






