Mei 10, 2026

Merajut Kedamaian Lewat Kajian Bidayatul Hidayah, PC MDS Rijalul Ansor Nganjuk Gelar Rutinan di Rejoso

Ansor NGANJUK

PC MDS Rijalul Ansor Kabupaten Nganjuk kembali menggelar kegiatan rutinan kajian kitab Bidayatul Hidayah yang dilaksanakan di Masjid Al Rahmat, Desa Talun, Kecamatan Rejoso, pada Jumat malam, 8 Mei 2026. Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai sekitar 23.30 WIB.

Mengusung tema “Merajut Kedamaian, Menebar Kemanfaatan”, rutinan ini menjadi salah satu ikhtiar PC MDS Rijalul Ansor Kabupaten Nganjuk dalam menjaga tradisi keilmuan, memperkuat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai dakwah Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka meneruskan agenda rutin PC MDS Rijalul Ansor Kabupaten Nganjuk melalui kajian kitab Bidayatul Hidayah, sekaligus sebagai sarana mempererat persaudaraan antar kader Ansor, Banser, Rijalul Ansor, dan masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama serta membentuk pribadi yang lebih baik melalui pembinaan akhlak dan ibadah.

Target peserta kegiatan ini meliputi seluruh anggota Ansor, Banser, Rijalul Ansor, serta masyarakat umum se-Kabupaten Nganjuk yang memiliki semangat dalam mengikuti majelis ilmu.

Acara berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan kitab, mauidhoh hasanah, serta penyampaian nasihat keagamaan yang disimak dengan antusias oleh para jamaah.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir dan mengisi acara beberapa tokoh penting, di antaranya:

Gus Muhib selaku Ketua Ranting, menyampaikan dawuh dari guru beliau mengenai pentingnya memiliki rasa kecukupan dalam hidup. Beliau juga menekankan keutamaan mempelajari kitab Bidayatul Hidayah sebagai pedoman untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat kualitas ibadah.

Selanjutnya, Kiai Imam selaku Ketua MWC NU Rejoso menjelaskan bahwa Kecamatan Rejoso memiliki medan dakwah yang sangat luas. Beliau menyampaikan bahwa pada masa lalu masyarakat di wilayah tersebut masih banyak yang berstatus abangan, namun seiring perkembangan zaman kini mulai banyak yang mengenal dan mendalami agama. Meski demikian, pembinaan keagamaan tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, materi inti disampaikan oleh Agus H. Nur Muhammad Saifurrijal selaku Ketua PC MDS Rijalul Ansor Nganjuk. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan tentang tingkatan-tingkatan nafsu dalam diri manusia serta pentingnya menjaga hawa nafsu agar seseorang mampu menjadi pribadi yang mulia dan berwibawa. Beliau menegaskan bahwa manusia yang hanya menuruti hawa nafsu tanpa kendali dapat jatuh pada derajat yang rendah, bahkan disamakan dengan hewan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jamaah yang hadir dapat mengambil ilmu dan hikmah dari kajian yang disampaikan. Selain itu, rutinan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat mengaji dan berdakwah, serta mendorong para kader dan masyarakat untuk mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sehari-hari, demi terciptanya kedamaian dan kemanfaatan di tengah masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Kontributor : Hamid Muzaki 

Editor : Dina Tia Fatikasari