April 26, 2026

Rutinan Ahad Legi Fatayat NU Sawahan: Istighosah, Halal Bi Halal, dan Puncak Harlah ke-76

Fatayat NU SAWAHAN

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Sawahan menggelar kegiatan Rutinan Ahad Legi, sekaligus Halal Bi Halal dan Peringatan Harlah Fatayat NU ke-76, pada Minggu, 19 April 2026 bertempat di Balai Desa Sawahan. Kegiatan ini mengusung tema “Berdaya, Berdampak, Mendunia” sebagai wujud semangat Fatayat NU untuk terus bergerak maju dalam penguatan peran perempuan muda Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota Fatayat NU se-Kecamatan Sawahan, serta tamu undangan dari jajaran MWC NU, berbagai banom NU, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan, menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antaranggota dan memperkuat solidaritas organisasi.

Ketua Ranting Fatayat NU Sawahan, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai rutinitas selapanan, namun juga menjadi ajang mempererat persaudaraan serta menyatukan semangat kader Fatayat. “Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, mensyukuri bertambahnya usia organisasi, serta menumbuhkan semangat dan kekompakan seluruh anggota Fatayat NU,” ungkapnya.

Rangkaian acara diawali dengan pra acara berupa kirim doa serta penampilan banjari yang menambah suasana religius dan meriah. Setelah itu, acara inti dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan qiro’at, kemudian istighosah dan tahlil bersama sebagai bentuk doa dan harapan keberkahan bagi organisasi serta masyarakat.

Nuansa nasionalisme juga terasa ketika seluruh hadirin berdiri dengan khidmat menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Fatayat NU, serta lantunan sholawat yang menggugah semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Ketua PAC Fatayat NU Sawahan, Siti Ngaisah, menegaskan bahwa Fatayat NU harus terus menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Ia mengajak seluruh kader untuk terus berkhidmat dan menjaga kekompakan. “Harlah ini bukan sekadar peringatan, namun juga pengingat bahwa Fatayat NU harus terus berdaya, memberi dampak nyata, dan siap membawa nilai-nilai kebaikan hingga tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Sambutan juga disampaikan oleh Ketua MWC NU Kecamatan Sawahan, KH. Ahmad Kusnan Hamid, yang memberikan apresiasi atas semangat kader Fatayat NU. Ia berharap Fatayat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga tradisi Aswaja An-Nahdliyah, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Puncak acara peringatan Harlah ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas usia Fatayat NU yang telah memasuki tahun ke-76. Prosesi ini berlangsung penuh kebersamaan dan menjadi momen yang menguatkan rasa persaudaraan di antara kader.

Acara dilanjutkan dengan mauidzhoh hasanah yang disampaikan oleh Kiai Rohmat Udin, S.Pd.I dari Rejoso. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat, serta istiqomah dalam perjuangan organisasi demi kemaslahatan umat.

Sebagai penutup, seluruh hadirin melaksanakan mushofahah (bersalam-salaman) dalam suasana penuh haru dan kekeluargaan sebagai wujud saling memaafkan di momen Halal Bi Halal.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, besar harapan seluruh jajaran Fatayat NU Kecamatan Sawahan agar organisasi semakin berkembang, semakin solid, dan mampu memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat. Semangat “Berdaya, Berdampak, Mendunia” diharapkan menjadi energi baru untuk terus bergerak dalam khidmah dan perjuangan Fatayat NU di masa mendatang.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari