MAKESTA II PAC IPNU–IPPNU Jatikalen, Fondasi Regenerasi Kader NU Masa Depan
PAC IPNU–IPPNU Kecamatan Jatikalen sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) II yang dilaksanakan selama dua hari, Sabtu–Minggu, 27–28 Desember 2025, bertempat di Yayasan Darussalam, Desa Gondang Wetan, Kecamatan Jatikalen. Kegiatan ini mengusung tema “Regenerasi Pelajar NU, Menuju Era Baru Visi Baru.”
MAKESTA II ini difokuskan pada pengkaderan internal sebagai langkah strategis menyiapkan kader-kader baru IPNU dan IPPNU demi mewujudkan regenerasi yang berkelanjutan. Sejalan dengan tema yang diangkat, kegiatan ini menjadi ikhtiar nyata PAC IPNU–IPPNU Jatikalen dalam menyiapkan pelajar NU yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi di masa depan.
Target peserta dalam kegiatan ini semula dipatok sekitar 50 peserta. Namun demikian, dengan penuh rasa syukur, kegiatan ini berhasil diikuti oleh 21 peserta yang mendaftar dan mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan MAKESTA II PAC IPNU–IPPNU Jatikalen ini dibuka dan dihadiri langsung oleh Rekan Rochim, Ketua PC IPNU Kabupaten Nganjuk, didampingi Rekan Daniyal, Bendahara PC IPNU Kabupaten Nganjuk. Kehadiran jajaran pimpinan cabang tersebut menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para peserta dan panitia.
Dalam sambutan pertamanya, Ketua PAC IPNU Jatikalen, Rekan Ilham, menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU merupakan gerbang awal bagi pelajar NU untuk berproses dan berorganisasi. Ia menyampaikan bahwa MAKESTA II ini merupakan kelanjutan dari visi besar kepengurusan periode 2024–2026.
“MAKESTA II yang hari ini kita laksanakan adalah gebrakan baru dari tema yang pernah kita usung pada pelantikan kepengurusan 2024–2026. Regenerasi IPNU IPPNU di Jatikalen ini sangat penting agar kita bisa selangkah lebih maju menuju era baru, visi baru,” tegasnya.
Sambutan kedua disampaikan oleh Rekan Rochim, Ketua PC IPNU Kabupaten Nganjuk. Ia mengapresiasi terselenggaranya MAKESTA II PAC IPNU–IPPNU Jatikalen serta menekankan bahwa IPNU dan IPPNU bukan sekadar organisasi rutinan, melainkan wadah berproses dan pengembangan diri.
“IPNU IPPNU juga mewadahi minat dan bakat rekan-rekanita. Seperti Ketua PAC kalian, Rekan Ilham, yang selain menjadi pimpinan juga aktif sebagai Direktur LP2 PC IPNU dan mampu menyalurkan keilmuannya, khususnya di bidang desain, dalam berbagai kegiatan pengkaderan di Kabupaten Nganjuk,” ungkapnya.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Jatikalen, Kiai Nastain. Dalam penyampaiannya, beliau mengenang perjuangan IPNU–IPPNU Jatikalen di masa lalu yang penuh tantangan. Ia menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU merupakan ujung tombak regenerasi NU di masa depan.
“Saya sangat mengapresiasi adanya MAKESTA ini. Dulu perjuangan kami tidak mudah, bahkan perlu berdarah-darah untuk mengikuti pengkaderan. IPNU IPPNU hari ini benar-benar menjadi ujung tombak regenerasi NU ke depan, karena kader yang berproses sejak IPNU IPPNU akan sangat berbeda dengan mereka yang langsung masuk ke jenjang berikutnya tanpa pengkaderan,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya MAKESTA II ini, PAC IPNU–IPPNU Kecamatan Jatikalen berharap para calon kader yang telah mengikuti kegiatan mampu menjadi pionir regenerasi IPNU–IPPNU di Kecamatan Jatikalen, serta menjadi pelajar NU yang berkomitmen, berdaya saing, dan siap mengabdi di masa mendatang.
Pewarta : Dina Tia Fatikasari






