Lailatul Ijtima Silatcam Rejoso: Mengikat Ukhuwah, Menguatkan Keimanan
Kegiatan Lailatul Ijtima Silatcam Kader Penggerak NU Kecamatan Rejoso kembali digelar pada Senin Pon malam Selasa Wage (17/11/2025) bertempat di Masjid As Sakinah, Ranting NU Turi Ngadiboyo. Acara yang dimulai ba’da Isya hingga selesai ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan tujuan utama menguatkan kader serta memperkokoh jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Kegiatan yang digelar setiap selapan sekali dan bergiliran di seluruh ranting se-Kecamatan Rejoso ini menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahim antar kader penggerak NU serta jamaah NU setempat. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh kader penggerak NU dan jamaah NU di wilayah Rejoso.
Acara dibuka oleh Hery Purwanto selaku pembawa acara.
Sambutan pertama disampaikan oleh K. Sulhan, mewakili Ketua Ranting NU Turi. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat Dusun Turi karena daerahnya dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini membawa banyak manfaat, khususnya bagi masyarakat Dusun Turi dan umumnya bagi seluruh jamaah yang hadir.
Sambutan kedua disampaikan oleh Bp. Suharto mewakili Kepala Dusun Turi. Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyambutan dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jamaah dan kader yang hadir meramaikan acara.
Sambutan ketiga datang dari Ketua MWCNU Rejoso, K. Imam Hartoyo. Beliau menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat Dusun Turi yang telah memberikan penghormatan penuh kepada para tamu dan jamaah yang hadir. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana untuk memperkuat keimanan sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW melalui jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Memasuki acara inti, KH Abdul Wahab Qolyubi memberikan pengajian dengan mengupas Kitab Bidayatul Hidayah. Beliau menyampaikan bahwa semakin tinggi ujian maka semakin tinggi derajat seseorang; semakin tinggi ilmu, semakin besar pula cobaan yang datang. Pesan tersebut memberikan penguatan spiritual dan motivasi bagi seluruh kader penggerak NU yang hadir.
Acara ditutup dengan ijazah walikutupan, menandai berakhirnya rangkaian Lailatul Ijtima pada malam itu.
Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh keberkahan, mengokohkan persatuan kader penggerak NU se-Kecamatan Rejoso.
Pewarta : Dina Tia Fatikasari






