GP Ansor Prambon Kokohkan Barisan: Dari Spirit Pahlawan Menuju Kekuatan Organisasi
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Prambon menggelar Apel Kebangsaan pada Ahad, (9/11/2025) yang bertempat di halaman Kantor MWC NU Kecamatan Prambon. Kegiatan ini mengusung tema “Meneladani Semangat Juang Pahlawan, Manunggal Membangun Organisasi.”
Apel Kebangsaan ini diikuti oleh sekitar 50–100 kader GP Ansor se-Kecamatan Prambon, serta dihadiri oleh perwakilan organisasi bela diri seperti Pagar Nusa, IKSPI, dan PSHT, masing-masing mengirimkan 10 personel sebagai bentuk sinergi antar organisasi kepemudaan di tingkat kecamatan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperingati Hari Pahlawan yang memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa Resolusi Jihad NU pada 22 Oktober 1945 — tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme, meneguhkan komitmen terhadap Pancasila dan NKRI, serta mempererat silaturahmi dan solidaritas antar kader Ansor dan Banser di wilayah Prambon.
Acara dimulai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Ahmad Nasihin, Ketua PAC GP Ansor Prambon, selaku Pembina Apel. Dalam amanatnya, beliau menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan disiplin organisasi dalam menjaga marwah serta kekuatan Ansor.
“Ansor adalah masa depan NU, sekaligus menjadi NU di masa depan. Kebesaran organisasi ini hanya bisa dijaga oleh jiwa-jiwa besar yang mau berjalan bersama dalam satu barisan, menekan ego pribadi demi kepentingan bersama. Jika kita tertib berorganisasi dan memiliki garis komando yang jelas, maka tidak akan mudah dipecah belah oleh kepentingan apa pun,” ujar Ahmad Nasihin dalam amanatnya.
Beliau juga menegaskan bahwa dalam diri setiap kader Ansor dan Banser mengalir darah perjuangan para ulama dan pahlawan NU seperti Syaikhona Kholil Bangkalan, KH. As’ad Syamsul Arifin, KH. Hasyim Asy’ari, KH. Abbas Buntet, KH. Bisri Syansuri, dan para ulama besar lainnya. “Tugas kita adalah menjaga aliran darah perjuangan ini, menjaga sanad keilmuan ini, serta meneruskan semangat jihad kebangsaan,” tambahnya.
Sementara itu, KH. Munir Cholil, Ketua MWC NU Kecamatan Prambon, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau mengingatkan kembali peran penting santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam peristiwa heroik pertempuran Surabaya 10 November 1945.
“Peran santri sangat luar biasa dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI. Mari kita lanjutkan perjuangan para ulama dan santri terdahulu dengan menjaga persatuan, meningkatkan peran aktif pemuda, dan menjadi contoh organisasi kepemudaan yang inspiratif,” pesan KH. Munir Cholil.
Secara keseluruhan, kegiatan Apel Kebangsaan ini berlangsung lancar dan sukses. Selain menjadi ajang refleksi sejarah dan penguatan ideologi kebangsaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda NU yang tangguh, nasionalis, serta memiliki kesadaran kolektif untuk melawan radikalisme dan intoleransi.
Apel Kebangsaan PAC GP Ansor Kecamatan Prambon menjadi manifestasi nyata dari komitmen GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan Islam yang cinta tanah air, berperan aktif dalam menjaga keutuhan bangsa, dan siap menjadi garda terdepan dalam membela Pancasila dan NKRI.
Pewarta : Dina Tia Fatikasari






