Juni 2, 2026

Mapak Sahur Nuzulul Qur’an, Gus Ahmad Kafabihi Mahrus Ajak Kader Ansor Hidupkan Al-Qur’an

MDS ANSOR Nganjuk

Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an sekaligus mengisi kegiatan rutin bulan suci Ramadhan, Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Mashur (Mapak Sahur) dan Ngaji Rijalul Ansor pada Rabu malam Kamis, 11 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Pondok Pesantren Sumber Agung Ngepeh, Loceret, dengan mengusung tema “Merajut Kedamaian, Menebar Kemanfaatan.”

Kegiatan ini menghadirkan Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur, Dr. H. Ahmad Kafabihi Mahrus, M.Pd, yang memberikan mauidzoh hasanah kepada para jamaah. Acara ini dihadiri oleh kader GP Ansor, Rijalul Ansor, Banser, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk.

Rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias. Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga menjelang sahur, diisi dengan pengajian, doa bersama, serta tausiyah keagamaan yang memberikan pencerahan kepada para jamaah.

Dalam mauidzohnya, Dr. H. Ahmad Kafabihi Mahrus, M.Pd menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan penjaga kultur dan pelestari tradisi, yang menjadikan tradisi sebagai salah satu wasilah dakwah selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Beliau juga mengingatkan pentingnya membaca dan menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di bulan suci Ramadhan.

“Mari kita hidupkan masjid dan mushola dengan bacaan Al-Qur’an. Ketika kita membaca Al-Qur’an dengan benar, maka Al-Qur’an akan membersamai kita di dunia dan di akhirat,” pesan beliau kepada para jamaah.

Sementara itu, Ketua PC MDS Rijalul Ansor Nganjuk, Gus Nur Muhammad Saifurrijal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Ramadhan sekaligus momentum memperingati Nuzulul Qur’an, yang diharapkan dapat memperkuat semangat spiritual para kader Ansor dan masyarakat.

Penasehat Rijalul Ansor Nganjuk, Gus Nasih Bastomi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Rijalul Ansor merupakan salah satu badan otonom (banom) di bawah GP Ansor yang memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan spiritualitas kader.

Beliau juga menegaskan bahwa Ansor merupakan masa depan Nahdlatul Ulama, dan kader-kadernya kelak akan melanjutkan perjuangan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari dalam mendakwahkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“Ansor adalah masa depan NU, dan NU adalah masa depan Ansor,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PC GP Ansor Nganjuk, Hamid Muzakki, menyampaikan bahwa Ansor Banser Kabupaten Nganjuk akan mendirikan enam titik posko mudik untuk membantu para pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam tubuh Ansor terdapat Banser dan Rijalul Ansor sebagai bagian penting dalam menjaga tradisi, keamanan, serta penguatan spiritual kader.

Hamid pun mengajak para jamaah untuk mendorong generasi muda agar aktif bergabung dalam badan otonom Nahdlatul Ulama, sehingga perjuangan dakwah NU dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Melalui kegiatan Mashur (Mapak Sahur) dan Ngaji Rijalul Ansor ini, diharapkan para jamaah dapat menambah ilmu, memperkuat keimanan, serta meraih keberkahan di bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat ukhuwah antara kader Ansor dan masyarakat.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari