November 30, 2025
Pengajian PCNU NGANJUK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nganjuk menggelar Istighosah dan Ngaji Kitab Al-Hikam pada Jumat (28/11/2025) di Aula Lantai 2 Gedung PCNU Nganjuk. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri keluarga besar PCNU, Lembaga, Banom, MWCNU hingga Ranting NU se-Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan diawali dengan Istighosah yang dipimpin KH Katsir Musthofa, setelah pembukaan oleh MC Subhan Aburizal. Pada kesempatan tersebut, PCNU Nganjuk juga menyampaikan rasa syukur atas khatamnya Kitab Minahus Saniyah, yang selama beberapa waktu terakhir menjadi materi rutin pengajian.

Ketua PCNU Nganjuk, KH Hasyim Afandi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberkahan majelis ilmu dan kekompakan warga NU.

“Alhamdulillah kitab Minahus Saniyah telah khatam, dan malam ini kita memulai Kitab Al-Hikam. Semoga membawa barokah bagi kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan beberapa agenda penting, di antaranya:

PCNU Nganjuk akan menggelar NU Award yang diikuti MWCNU, lembaga, banom, dan ranting. Pelaksanaan akan dimulai awal Desember 2025, dan puncak harlah direncanakan pada 31 Januari 2026 di MWCNU Rejoso, Desa Mojorembun. Informasi teknis akan disampaikan melalui edaran resmi PCNU.

Ketua PCNU menegaskan kewajiban penggunaan NU Cless oleh seluruh struktur sebagai bagian dari penguatan administrasi organisasi.
Beliau juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadi anggota BMT NU serta menghidupkan kembali semangat donasi Lazisnu, melihat adanya tren penurunan selama beberapa bulan terakhir.

Selain itu, Lazisnu telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan untuk program santunan bagi penyandang disabilitas.

Dalam laporan yang disampaikan, pembangunan Rumah Sakit NU masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. MWCNU diminta segera menindaklanjuti hasil pertemuan dan dukungan dana yang telah diterimakan.

Karena progres pembangunan yang belum selesai, peresmian rumah sakit pada puncak harlah belum dapat dipastikan.

Menanggapi dinamika di tingkat pusat, PCNU Nganjuk mengimbau warga NU agar tetap fokus pada program masing-masing dan tidak terpengaruh isu luar.
Ketua PCNU menegaskan agar warga NU tidak perlu memberikan komentar berlebihan ketika ditanya pihak luar terkait situasi PBNU.

Memasuki inti acara, KH Ali Musthofa Said, Rais Syuriah PCNU Nganjuk, memulai Ngaji perdana Kitab Al-Hikam karya Ibnu Athoillah As-Sakandari sebagai kajian baru PCNU Nganjuk.

Dalam pengajiannya, KH Ali Musthofa Said menyampaikan bahwa kebahagiaan berada pada amal yang terus-menerus, niat yang baik, serta menjalani maqam yang diberikan Allah dengan penuh syukur.
Beliau mengingatkan bahwa setiap pekerjaan dapat menjadi ladang ibadah selama dijalani dengan ikhlas.

Acara ditutup dengan doa oleh Yai Ali Mashad dan berlangsung dengan khidmat hingga selesai.

Pewarta : Dina Tia Fatikasari